Siaran Pers : Hasil Seleksi Administrasi Calon Rektor Universitas Sumatera Utara Periode 2026-2031
Siaran Pers Proses Penjaringan dan Pemilihan Rektor USU Periode 2026-2031
Komite Audit USU 2025-2030 Resmi Bertugas
17 April 2020
Threesna Sharfina
MEDAN – HUMAS USU: Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, meninjau dan meresmikan penggunaan dua unit Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk tes usap pasien ODP dan PDP Covid-19 di Laboratorium RS USU, Jumat (17/4/2020) siang. Pengoperasian PCR dilakukan setelah RS USU menerima reagen, bahan baku pengujian sampel usap, bantuan dari Litbangkes Jakarta, dan pesanan dari RS USU pada Rabu (15/4/2020).
Litbangkes memberikan bantuan untuk 300 tes usap pasien, sementara RS USU yang memesan untuk 1.000 pasien baru mendapatkan untuk 33 pasien saja. Informasi terbaru, pada hari ini juga RS USU akan menerima 1.000 reagen untuk tes usap 500 pasien dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan demikian, RS USU saat ini merupakan satu-satunya rumah sakit di Sumatera Utara yang dapat melakukan tes usap, dengan hasil yang dapat diperoleh dalam jangka waktu 4 jam, dan tidak dipungut bayaran sama sekali alias gratis.
Pada tahap uji coba kemarin, RS USU telah melakukan tes usap bagi 40 orang yang hasilnya sudah diperoleh dan seluruhnya dinyatakan negatif Covid-19. Sementara pada pagi ini, rumah sakit telah menerima 40 sampel dari berbagai rumah sakit rujukan se-Sumatera Utara yang ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sampel tersebut akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan seusai kunjungan Gubernur.
"Selama ini kita melakukan pengujian menggunakan rapid test, dilakukan sebanyak dua kali untuk menentukan apakah pasien tersebut terpapar Corona atau tidak. Tapi sekarang sudah bisa dilakukan dengan teknologi swab PCR. Ini yang pertama di Sumatera Utara dan hari ini resmi kita buka. Dengan dilakukannya tes usap menggunakan PCR, ke depannya kita akan lebih cepat mengetahui apakah seseorang terpapar Virus Covid-19 atau tidak, sebelum masa inkubasinya selesai," ujar Gubernur Edy.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Runtung Sitepu, S.H., M.Hum., Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, Dr. Rasmita Ginting dari Balai Teknis Kesehatan Lingkungan (BTKL) Litbangkes, Ketua Majelis Wali Amanat USU, Drs. Panusunan Pasaribu, M.M., Wakil Rektor II USU, Prof. Dr. dr. Muhammad Fidel Ganis Siregar, M.Ked (OG), Sp.OG(K), Sekretaris Universitas, Prof. Dr. dr. Farhat, M.Ked (ORL-HNS), Sp.THT-KL(K), Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Alwi Mujahit, Direktur RS USU, Dr. dr. Syah Mirsya Warli, Sp.U(K), dan Kepala Laboratorium RS USU, dr. Dewi Indah Sari Siregar, M.Ked (ClinPath), Sp.PK.
Rektor USU, Prof. Dr. dr. Runtung Sitepu menegaskan bahwa tes usap Covid-19 di RS USU dilakukan secara gratis. Ia mengingatkan agar rumah sakit rujukan yang mengirimkan sampel pasien tidak melakukan pungutan liar dalam uji tes usap ini.
“Perlu kita sampaikan bahwa pemeriksaan melalui metode swab di RS USU ini tidak dipungut bayaran. Jadi rumah sakit yang merujuk ke sini jangan main-main dan meminta bayaran kepada pasien. Kita akan melakukan tindakan hukum bagi rumah sakit yang melanggar ketentuan ini,” tegasnya. Prof. Runtung mengatakan, alat untuk menguji sampel pasien diduga Corona yang ada di RS USU akan terus ditambah. Ia berharap laboratorium RS USU bisa menguji hingga 120 sampel. “Harapan kami supaya reagen ini dikirim tambahannya ke Rumah Sakit USU.
PCR yang siap dioperasikan di RS USU ada dua. Dalam waktu dekat bisa ditambah dua lagi. Maka dalam satu hari kita bisa menguji hingga 120 sampel, jika satu PCR bisa menguji 30 sampel,” tuturnya.
Saat ini, RS USU juga telah menyiapkan lima ruangan isolasi untuk menampung pasien-pasien yang terkonfirmasi positif. Gubernur berharap ada 250 ruangan yang siap digunakan untuk pasien dan tidak difungsikan untuk kebutuhan lainnya. Ia juga menjanjikan akan menambah dua PCR untuk RS USU dalam waktu beberapa hari mendatang dan memberikan bantuan baju hazmat serta alat pelindung diri yang diperlukan bagi tim medis RS USU. (Humas)