home icon
search icon
menu icon

USU Kukuhkan 981 Wisudawan dalam Wisuda Daring Periode III 2019/2020

Dipublish Pada

20 Juli 2020

Dipublish Oleh

Threesna Sharfina

MEDAN – HUMAS USU: Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan wisuda secara daring (online) bagi 981 wisudawan/wisudawati pada Periode III Tahun Akademik 2019/2020, yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube usuofficial. Wisuda daring ini dilakukan karena situasi belum memungkinkan untuk menggelar pertemuan tatap muka akibat pandemi Covid-19 yang masih berada pada tahap penyebaran yang rawan. Hingga saat ini, total lulusan USU telah mencapai 219.059 orang.

 

“Situasi pandemi Covid-19 yang belum juga mereda memaksa kita untuk berlapang dada menerima kenyataan bahwa pelaksanaan wisuda kali ini harus dilakukan dengan sistem yang berbeda dari biasanya, yakni melalui sistem daring,” ujar Rektor dalam sambutannya.

Rektor menyampaikan bahwa kondisi saat ini memang tidak mudah untuk dijalani. Namun, dalam keterbatasan yang ada, seluruh sivitas akademika USU tetap patut bersyukur karena wisuda akhirnya dapat terlaksana.

 

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa USU terus aktif berkontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19, termasuk membantu masyarakat terdampak secara ekonomi. Bentuk kontribusi tersebut antara lain bantuan sembako bagi keluarga besar USU dan masyarakat umum, serta bantuan dana untuk mendukung pembelajaran daring mahasiswa.

 

Melalui Rumah Sakit USU, universitas juga memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien Covid-19. RS USU kini telah memiliki laboratorium swab dengan empat unit alat PCR serta ruang isolasi khusus untuk pasien positif Covid-19. Pada 8 hingga 12 Juni 2020, RS USU juga mengadakan rapid test massal secara gratis sebagai bentuk kontribusi terhadap upaya penanggulangan pandemi. Saat ini, RS USU terus melakukan penanganan Covid-19 bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya.

 

Rektor juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan, Kemendikbud, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, perusahaan swasta, serta lembaga sosial yang telah memberikan bantuan berupa reagen, Alat Pelindung Diri (APD), makanan dan minuman bagi tenaga medis, dan bentuk donasi lainnya.

USU juga terus mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan, menciptakan lingkungan yang mendorong inovasi dan kreativitas, serta merumuskan kebijakan yang mendukung percepatan ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi.

 

Kampus USU di Kwala Bekala kini telah dilengkapi gedung baru Fakultas Kehutanan beserta fasilitas pendukungnya. Selain itu, Wisma Internasional di kawasan Kampus Padang Bulan telah berdiri megah dan segera difungsikan sesuai tujuan pembangunannya.

Beberapa pencapaian membanggakan yang telah diraih USU antara lain:

  • Masuk Klaster I Perguruan Tinggi Non-Vokasi versi Kementerian Ristek-Dikti (Agustus 2019)
  • Peringkat Lembaga Penelitian naik dari 51 ke 15 (berpredikat Mandiri)
  • Lembaga Pengabdian Masyarakat naik dari peringkat 52 ke 7

Selain itu, pada 27 Mei 2020, Menristek/BRIN mengumumkan pemeringkatan Science and Technology Index (SINTA) di mana USU menempati peringkat ke-5 setelah UI, UGM, ITB, dan IPB. Sebanyak 22 dosen USU masuk dalam daftar 500 peneliti terbaik versi SINTA.

Dalam hal permohonan paten tahun 2019 ke Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham, USU menduduki peringkat ke-7 dengan 96 permohonan dan 35 paten telah terbit di tahun tersebut.

Pada pemeringkatan berdasarkan publikasi ilmiah di jurnal internasional terindeks Scopus, USU berada di posisi ke-10 nasional dengan 5.053 publikasi.

 

Pada pemeringkatan Webometrics, USU berada di peringkat ke-8 nasional dan peringkat 1.872 dunia. Di Asia, USU berada di peringkat 160 dari 200 universitas terbaik. Dari sisi pengelolaan keuangan, selama empat tahun berturut-turut USU mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik.

Foto: Analisadaily

Berita