home icon
search icon
menu icon

RSGM USU Diharapkan Jadi Rumah Sakit Rujukan di Sumut

Dipublish Pada

12 September 2020

Dipublish Oleh

Threesna Sharfina

MEDAN – Humas USU: Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Runtung Sitepu, S.H., M.Hum., berharap agar Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) USU dapat menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi masyarakat di Sumatera Utara dalam hal pengobatan dan perawatan kesehatan gigi dan mulut. Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan penggunaan sekaligus serah terima Gedung RSGM USU pada Rabu (9/9/2020).

 

Acara peresmian dan serah terima gedung yang dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Majelis Wali Amanat (MWA) USU Prof. Dr. Guslihan Dasatjipta; Wakil Rektor II Prof. Dr. dr. Muhammad Fidel Ganis Siregar, M.Ked (OG), Sp.OG(K); Wakil Rektor III Prof. Drs. Mahyuddin K.M. Nasution, M.I.T., Ph.D.; Wakil Rektor IV Prof. Dr. Ir. Bustami Syam, M.S.M.E.; Wakil Rektor V Ir. Luhut Sihombing, M.P.; Direktur Utama RS USU Dr. dr. Syah Mirsya Warli, Sp.U(K); Direktur RSGM USU drg. Cek Dara Manja, Sp.RKG; Dekan Fakultas Kedokteran Gigi USU Dr. drg. Trelia Boel, M.Kes., Sp.RKG(K); serta sivitas akademika USU lainnya.

 

Rektor menambahkan bahwa RSGM USU tidak hanya melayani pasien dari keluarga besar USU dan menjadi pusat pendidikan untuk program profesi (co-ass), tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum. Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Rektor USU didampingi Sekretaris MWA USU.

“Saya berharap dalam memberikan pelayanan, seluruh petugas RSGM USU dapat bersikap ramah dan penuh senyum. Dengan begitu, pasien merasa nyaman dan rumah sakit kita akan semakin maju. Tentu semua itu juga untuk masa depan kita bersama. Berikanlah pelayanan maksimal dengan ikhlas, karena menolong itu tidak pernah merugikan,” ujar Rektor.

 

Kehadiran RSGM sebagai pusat pendidikan juga dimaksudkan untuk memudahkan mahasiswa yang selama ini harus menjalani pendidikan profesi di rumah sakit lain. Saat ini, RSGM USU juga telah melayani pasien peserta BPJS, sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, RSGM juga menyediakan fasilitas eksekutif.

“Meski masih baru, saya yakin pelayanan yang diberikan dapat maksimal. Kita patut bangga karena RS USU telah menjadi rumah sakit bintang lima dengan kapasitas 200 tempat tidur dan akan ditambah menjadi 500 tempat tidur. Semoga RSGM juga dapat mengikuti capaian tersebut,” tutur Prof. Runtung.

 

Sementara itu, Direktur RSGM USU, drg. Cek Dara Manja, Sp.RKG, menjelaskan bahwa saat ini RSGM USU telah memiliki fasilitas instalasi gawat darurat dan bangunan yang nyaman sebagai persyaratan mutlak yang harus dimiliki oleh sebuah rumah sakit.

“Mudah-mudahan pembangunan dan renovasi yang telah dilakukan dapat segera dioperasionalkan dan membawa berkah bagi kita semua,” harapnya. (Humas/RJ)

Berita