home icon
search icon
menu icon

USU Tuan Rumah Lokakarya UI GreenMetric Wilayah Indonesia Bagian Barat 2020

Dipublish Pada

18 Februari 2020

Dipublish Oleh

Threesna Sharfina

MEDAN-HUMAS USU: Universitas Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Lokakarya UI GreenMetric untuk Wilayah Indonesia Bagian Barat 2020, yang akan berlangsung pada tanggal 20–21 Februari 2020, di Ruang IMT-GT Gedung Biro Pusat Administrasi USU lantai 2 Medan. Pertemuan diikuti oleh 100 partisipan dari luar Universitas Sumatera Utara, yang didominasi oleh utusan dari 46 perguruan tinggi negeri dan swasta, baik yang ada di Sumatera Utara maupun daerah-daerah lain di seluruh Indonesia, serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pemerintah kota, dan kabupaten. Lokakarya UI GreenMetric direncanakan akan dibuka oleh Rektor USU Prof. Dr. Runtung Sitepu, S.H., M.Hum., serta menampilkan dua pembicara utama, yakni Prof. Dr. Ir. Tommy Ilyas, M.Eng. (Anggota Tim Ahli UI GreenMetric Universitas Indonesia) dengan judul paparan “Civil Engineering, Green Campus, and Sustainability” dan Prof. Dr. Ir. Abdul Rauf, M.P. (Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara), yang akan mengetengahkan presentasi berjudul “Arboretum Pendukung Pendidikan, Lingkungan, dan Sumber Plasma Nutfah Tanaman Langka”

 

Dihadirkan juga sederet pembicara lain yang terdiri dari Prof. Riri Fitri Sari, M.Sc., M.M. (Ketua UI GreenMetric Universitas Indonesia) dengan judul presentasi “Indikator dan Kuisioner UI GreenMetric”, Junaidi, M.A. (Wakil Ketua UI GreenMetric Universitas Indonesia) dengan presentasi berjudul “Penjelasan UI GreenMetric dan UI GreenMetric World University Ranking Network”. Selain itu juga tampil Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag. (Rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung) dengan presentasinya “Pengelolaan Penataan dan Infrastruktur di Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung”, serta Prof. Dr. Ir. Bustami Syam, M.S.M.E. (Wakil Rektor IV Universitas Sumatera Utara) yang menampilkan presentasi berjudul “Pengelolaan Energi dan Perubahan Iklim di Universitas Sumatera Utara”. Sementara Prof. Dr. Karomani, M.Si. (Rektor Universitas Lampung) menghadirkan presentasi “Pengelolaan Limbah di Universitas Lampung”, Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc. (Universitas Maritim Raja Ali Haji) memaparkan “Pengelolaan Air di Universitas Maritim Raja Ali Haji”, Prof. Dr. Ir. H. Aras Mulyadi (Rektor Universitas Riau) mengetengahkan “Pengelolaan Transportasi di Universitas Riau”, dan Dr. Yossafra, M.Eng.Sc. (Wakil Direktur II Pascasarjana Universitas Andalas) dengan paparan berjudul “Pengelolaan Pendidikan di Andalas University”.
 

UI GreenMetric World University Ranking adalah pemeringkatan universitas tingkat dunia yang menginisiasi usaha berkelanjutan kampus, yang diawali oleh Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2010. Salah satu tujuan diadakannya pemeringkatan ini adalah untuk menginformasikan kepada pemerintah, badan lingkungan setempat dan internasional, serta masyarakat tentang program-program pembangunan berkelanjutan di kampus. Pemeringkatan ini menilai berdasarkan indikator (a) Penataan dan Infrastruktur, (b) Energi dan Perubahan Iklim, (c) Limbah, (d) Air, (e) Transportasi, dan (f) Pendidikan dan Penelitian. Pada tahun 2018, 719 (tujuh ratus sembilan belas) universitas dari 81 (delapan puluh satu) negara di seluruh dunia ikut berpartisipasi dalam program ini.

Pada penilaian yang diumumkan di bulan Desember 2019, Universitas Sumatera Utara (USU) memperoleh peringkat 14 (empat belas) di Indonesia dan peringkat 250 (dua ratus lima puluh) di dunia.
 

Dengan dilaksanakannya lokakarya ini, diharapkan dapat meningkatkan komitmen dan memperluas partisipasi perguruan tinggi dalam pengelolaan kampus hijau. Dalam lokakarya nantinya akan dipresentasikan Program UI GreenMetric 2020, termasuk pelatihan pengisian kuisioner UI GreenMetric. Sedangkan pada sesi seminarnya akan dibahas mengenai isu pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di perguruan tinggi. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah pengetahuan seluruh partisipan dalam meningkatkan kontribusi Indonesia untuk mencapai SDGs 2030. (Humas)

Berita